Adu "Browser" BlackBerry Z10 vs Galaxy S III vs iPhone 5




Agen SBOBET - CEO BlackBerry Thorsten Heins, menjanjikan ponsel dengan sistem operasi BlackBerry 10 akan memberi pengalaman berselancar internet yang cepat. Janji itu dibuktikan setelah aplikasi peramban (browser) BlackBerry 10 diuji coba

Situs MobileBurn menguji kecepatan browser BlackBerry 10 di ponsel BlackBerry Z10, lalu membandingkannya dengan Safari di Apple iPhone 5, browser bawaan Android di Samsung Galaxy S III, dan Internet Explorer dalam Windows Phone 8 di ponsel Samsung Ativ Odyssey.

Uji coba pertama dilakukan dengan aplikasi alat ukur Browsermark yang populer digunakan untuk menguji kecepatan browser. Jika angka hasil pengujian lebih tinggi, maka kinerjanya lebih baik.

- Browser bawaan BlackBerry di BlackBerry Z10: 2.383
- Browser bawaan Android di Galaxy S III: 2.366
- Internet Explorer dalam Windows Phone di Ativ Odyssey: 1.780
- Safari dalam iOS di iPhone 5: 1.448

Perlu diketahui, kinerja browser dipengaruhi oleh komponen perangkat keras pada ponsel, terutama prosesor. BlackBerry Z10 didukung oleh prosesor dual-core Qualcomm Snapdragon MSM8960 kecepatan 1,5GHz. Sementara Galaxy S III menggunakan quad-core Samsung Exynos 4412 kecepatan 1,4GHz.

Meski browser BlackBerry Z10 jadi yang tercepat, namun kinerjanya untuk menangani JavaScript tidak mumpuni. Ia mendapat nilai buruk dari aplikasi alat ukur SunSpider. Jika angka hasil pengujian lebih rendah, maka kinerjanya untuk JavaScript semakin baik.

- Safari dalam iOS di iPhone 5: 916,4ms
- Browser bawaan Android di Galaxy S III: 1.054,5ms
- Internet Explorer dalam Windows Phone di Ativ Odyssey: 1.506,4ms
- Browser bawaan BlackBerry di BlackBerry Z10: 1.963,4ms

Berbeda dengan browser di ponsel BlackBerry lawas, berselancar internet di BlackBerry Z10 terlihat mulus dan responsif. Anda bisa mencubit layar untuk melakukan zoom in dan zoom out.

Selain itu, ada pula pilihan modus Reader yang hanya menampilkan teks dan sedikit gambar untuk memuat halaman situs web. Modus Reader ini menggunakan teknologi kompresi yang mengirit penggunaan bandwidht internet.

Aaron Swartz, Aktivis Internet yang Berakhir Tragis




Aaron H. Swartz ditemukan meninggal dunia di apartemen miliknya di New York, Amerika Serikat, Jumat (11/1/2013). Dia mengakhiri nyawa dengan cara gantung diri.

Swartz, si pria muda berusia 26 tahun itu, bukan orang sembarangan di dunia teknologi informasi. Sepanjang hidupnya yang relatif singkat dia sudah membuat sejumlah pencapaian besar, termasuk menggagas teknologi sindikasi Really Simple Syndication (RSS).

Dia juga dikenal sebagai aktivis internet yang memperjuangkan hak akses publik terhadap informasi digital.

Akrab sejak kecil

Aaron Swartz lahir di kota Chicago, Illinois, pada 8 November 1986 dari pasangan Susan dan Robert Swartz. Sebagai anak dari dari seorang pendiri perusahaan software, dia sudah mengenal komputer dan internet sejak kecil.

Dari masih kanak-kanak, kepintaran serta kegelisahaan Aaron tentang dunia telah mulai tampak.

Menginjak umur 14 tahun, Swartz yang mengenyam pendidikan formal di sebuah sekolah swasta menjadi bagian dari tim yang menciptakan spesifikasi RSS (Rich Site Summary/ Really Simple Syndication), yang hingga kini digunakan secara luas untuk berlangganan konten di internet.

Sempat masuk ke Universitas Stanford, Swartz keluar hanya setahun setelah menduduki bangku kuliah karena tidak betah. Dia kemudian menjadi salah satu anggota tim awal situs social news Reddit.

Situs ini lalu dibeli oleh Condé Nast Publications yang merupakan pemilik majalah Wired menjelang akhir 2006. Jadilah Swartz mandiri secara finansial beberapa hari sebelum usianya mencapai 20 tahun.

Pria yang kerap tampil dengan rambut gondrong sebahu ini lantas pindah ke San Francisco, AS untuk bekerja di perusahaan barunya. Akan tetapi, lagi-lagi dia merasa tak kerasan dan memutuskan keluar pada awal tahun 2007.

Terjun menjadi aktivis

Selama hidupnya, Swartz tertarik pada banyak hal, mulai dari masalah kesehatan hingga korupsi di dunia politik. Tapi di antara semua itu, persoalan kebebasan di internet dan akses publik terhadap informasi adalah yang paling menarik minatnya.

Swartz antara lain turut membidani organisasi non-profit Creative Commons yang membantu penyebaran konten secara cuma-cuma di internet dengan hak cipta flleksibel dan membangun perpustakaan publik di Archive.org.

Salah satu impian Swartz adalah menjadikan informasi publik benar-benar bersifat "publik", yaitu bisa diakses dengan mudah dan tanpa membayar. Dia ingin membuka akses selebar-lebarnya terhadap informasi.

Pada bulan September 2010, Swartz mendirikan organisasi aktivis bernama Demand Progress sebagai reaksi atas kebijakan Stop Online Piracy Act (SOPA) yang digagas pemerintah Amerika Serikat.

Sepanjang tahun 2011, Swartz bersama teman-temannya mengatur protes internet besar-besaran pada Januari 2012 yang berujung pada pembatalan undang-undang penyensoran jagat maya itu.

Swartz memang orang yang tidak sabaran. Dengan bakat luar biasa dan semangat yang berapi-api, dia punya kencenderungan untuk menghadapi segala sesuatu dengan frontal, bila perlu melawan pihak berwenang ataupun aturan yang berlaku.

Dia memiliki cara pandang sendiri yang tak selalu sesuai dengan keadaan dunia sebenarnya.

Selama beberapa tahun, sifatnya itu membawa dampak positif, sampai akhirnya Swartz terperosok ke dalam lubang yang sangat dalam.

Terjerat masalah

Dalam rangka menyebarkan pandangannya soal akses publik terhadap informasi, dalam rentang waktu antara akhir 2010 hingga awal 2011, Swartz memanfaatkan kelemahan dalam sistem arsip jurnal akademis JSTOR milik Massachusetts Institute of Technology (MIT) untuk mengunduh sekitar 4,8 juta dokumen digital. Dia berniat membagikannya secara gratis di internet.

Ketika pihak MIT menyadari apa yang terjadi dan memutus jaringan wireless yang digunakan Swartz untuk mengunduh (download) hampir seluruh isi perpustakaan digital tersebut, dia menyusup ke dalam ruang server MIT lalu menghubungkan laptop miliknya secara langsung ke jaringan kampus.

Tindakan terakhirnya itulah yang membawa Swartz menghadapi dakwaan peretasan, bulan Juli 2011. Dia menghadapi ancaman penjara puluhan tahun dalam sidang yang sedianya akan dimulai sekitar awal tahun 2013.

Mungkin lantaran itulah, lelaki berbakat yang ingin mengubah jalannya arus informasi di seluruh dunia ini memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Pihak keluarga Swartz menyalahkan pemerintah Amerika Serikat yang dinilai terlalu agresif mengejar hukuman untuk Swartz.

Pemakamannya yang diadakan tanggal 16 Januari lalu dihadiri oleh ratusan orang dengan penampilan beragam. Mulai anak muda dengan gaya rambut mohawk berwarna pink hingga orang tua dengan jenggot panjang. Kebebasan yang diperjuangkan Swartz memang menarik simpati banyak orang, berapapun usianya dan dari manapun asalnya.

Apple dan Samsung Bersaing Sengit di Pasar Tablet

Samsung berhasil menggandakan keuntungan dalam pasar Tablet PC di tiga bulan terakhir tahun 2012, demikian hasil survei perusahaan riset IDC.

Samsung, dengan tablet andalannya, Galaxy, terjual 7,9 juta unit, naik dari 2,2 juta unit setahun lalu, membuat perusahaan asal Korea ini meraih 15,1% pangsa pasar tablet.

Apple masih menjadi pemimpin pangsa pasar tablet meski penjualan iPad turun menjadi 43,6% dari sebelumnya 51,7%.

Persaingan dua perusahaan ini untuk mendapatkan pangsa pasar tablet PC berperan dalam pertumbuhan tablet secara keseluruhan.

Penjualan tablet global mencapai 75% di kuartal akhir 2012 dengan rekor 52,5 juta unit.

"Kami memperkirakan kuartal yang kuat, dan pasar tidak mengecewakan,'' kata Tom Mainelli, direktur peneliti tablet di IDC.

"Peluncuran produk baru dari produsen top, termasuk pendatang baru Microsoft, membawa peningkatan dalam ketertarikan pelanggan dan penjualan yang kuat selama musim liburan.''

Angka penjualan tablet ini berbanding terbalik dengan pasar komputer tradisional, yang mengalami penurunan dalam kuartal terakhir 2012 untuk pertama kalinya dalam lima tahun lebih.

Pertumbuhan persaingan

Pasar tablet PC diperkirakan akan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.

Sejumlah perusahaan telah meluncurkan beragam macam tablet dalam sebuah upaya untuk meraih keuntungan di sektor yang tengah naik ini.

Diantara tablet baru yang diluncurkan adalah Surface milik Microsoft, dengan sistem Windows 8, pada akhir tahun lalu.

Tetapi menurut IDC, respon terhadap Surface tidak terlalu bagus. Microsoft hanya menjual 900.000 unit di tiga bulan akhir tahun 2012.

IDC mengatakan bahwa harga yang mahal membuat konsumen enggan membeli produk Microsoft tersebut.

Bagaimanapun, IDC tetap menyebut perusahaan ini masih akan menjadi pemain penting di sektor tablet dalam jangka panjang.

"Tidak ada pertanyaan bahwa Microsoft ikut dalam adu balap tablet untuk masa panjang,'' kata Ryan Reith, manajer program di IDC.

Nokia Siap Bagikan WP 7.8 untuk Lumia Lawas



Nokia mengumumkan bahwa sistem operasi Windows Phone versi 7.8 sudah tersedia untuk pengguna ponsel Lumia 510, 610, 710, 800 dan 900.

Setelah melakukan pengujian panjang, Windows Phone 7.8 siap dirilis ke pasar dan Nokia memastikan konsumen akan mendapat notifikasi pembaruan sistem operasi di menu pengaturan dalam beberapa pekan mendatang.

Windows 7.8 membawa sejumlah fitur baru. Tampilan kotak-kotaknya (tile) kini bisa diatur panjang dan lebarnya hingga tiga pilihan ukuran. Posisi tile juga dapat dipindah-pindah sehingga membentuk tampilan yang lebih dinamis.

Nokia juga mengumumkan, bahwa sistem operasi Windows Phone 7.8 telah disematkan pada ponsel Lumia 510.

Windows Phone 7.8 merupakan pembaruan dari Windows Phone 7.5. Dua versi sistem operasi itu berbeda dengan Windows Phone 8. Perbedaan terletak pada kernel, sehingga membuat ponsel yang basisnya menggunakan Windows Phone versi 7, tak akan bisa memperbarui sistem operasi ke Windows Phone 8.

Windows Phone versi 7 dibangun di atas inti program (kernel) Windows CE. Kernel ini juga dipakai untuk membangun Windows Mobile, sistem operasi mobile Microsoft sebelum Windows Phone 7.

Sementara Windows Phone 8, dibangun di atas kernel Windows NT, sebuah kernel yang juga digunakan di sistem operasi Windows 8 untuk komputer dan tablet. Perbedaan kernel inilah yang menyebabkan ponsel Windows Phone 7 tidak dapat menjalankan Windows Phone 8.

Sekadar catatan, kernel bertugas mengorganisir jalannya beragam software agar dapat diakses olehhardware.

Samsung GALAXY SIII Mini, Kecanggihan Teknologi dalam Bentuk Mini



Perangkat komunikasi tentu selalu berusaha menerapkan prinsip memudahkan dan membuat hidup lebih menyenangkan. Semakin canggih, biasanya ia akan semakin mahal. Namun, sebagai seseorang yang ingin selalu mengikuti perkembangan jaman, ponsel berteknologi mutakhir sepertinya tidak bisa dilewatkan begitu saja.

Pertanyaannya adalah adakah ponsel dengan teknologi mutakhir dengan harga yang sesuai dan terjangkau. Samsung menjawab solusi ini lewat peluncuran Samsung GALAXY SIII Mini. 

Ponsel asal Korea Selatan ini hadir dengan teknologi mutakhir untuk memuaskan kebutuhan penggunanya, yang didominasi anak muda, akan perangkat komunikasi canggih. Samsung GALAXY SIII Mini dilengkapi prosesor dual core 1 GHz, RAM 1 GB dan media penyimpanan internal berkapasitas 8 .

Dengan spesifikasi seperti itu, ponsel ini tentu akan dapat memberi kinerja terbaik. Apalagi didukung dengan bentuk serta desain yang modern, elegan dan ergonomik. Varian warna yang tersedia, yaitu Pebble Blue dan Marble White, akan cocok untuk mendampingi keseharian para anak muda. 

Apa saja kecanggihan Samsung GALAXY SIII Mini? Pertama fitur S Voice-nya. Cukup berikan perintah suara, Samsung GALAXY SIII Mini akan menjalankan perintah-perintah yang dimaksud. Misalnya saja, memutarkan lagu favori, membuka dan mengunci ponsel, mengatur volume, mematikan alarm, mengatur jadwal hingga mengaktifkan kamera.

Ada lagi fitur Direct Call. Ketika anda ingin mengirim pesan kepada seseorang dan memutuskan untuk menelepon saja, cukup taruh ponsel ke telinga dan Direct Call akan langsung memulai panggilan. Jadi tidak perlu membuka log panggilan atau kontak. Sementara dengan fitur Pop Up Play, anda bisa mengirim pesan singkat ketika sedang menonton video. Canggih, bukan?

Samsung GALAXY SIII Mini juga dilengkapi fitur Smart Stay yang mampu melacak mata penggunanya. Selama mata anda masih memandangi layar maka layar ponsel tidak akan redup atau mati.

Dan fitur yang satu ini akan membuat anda merespon cepat terhadap setiap telepon atau pesan yang belum terbalas. Ketika Anda meninggalkan Samsung GALAXY SIII Mini di kamar, ponsel ini akan mendeteksi kehadiran anda. Dengan fitur Smart Alert, ponsel akan memberi sentuhan getar singkat untuk memberi tahu ada panggilan tak terjawab dan pesan baru.

Untuk mendapatkan foto terbaik, ada fitur Best Shot di Samsung GALAXY SIII Mini yang dapat diandalkan. Cukup aktifkan fitur ini, dan Samsung GALAXY SIII Mini akan merekomendasikan satu foto terbaik hasil jepretan Anda. 

Tentu saja, Samsung GALAXY SIII Mini akan menjaga kelancaran komunikasi penggunannya dan tetap terhubung dengan dunia luar. Samsung GALAXY SIII Mini dilengkapi perangkat WIFI dan mendukung  jaringan HSPA 900/1900/2100 dan EDGE 850/900/1800/1900. Dukungan sistem operasi Android Jelly Bean akan membuka akses penggunanya ke dunia apps, seperti Samsung Apps dan Google Play. Sejumlah apps terbaru bisa diunduh dengan mudah untuk aktivitas chatting, updateaccount social media, hingga bermain game yang lebih seru

Ditanya soal iPhone, Apa Jawaban Petinggi BlackBerry?



Beberapa jam sebelum pesta peluncuran BlackBerry 10 dimulai, Stephen Bates, Managing Director BlackBerry wilayah Eropa, sempat diwawancara oleh sebuah radio terkenal asal Inggris, BBC Radio 5 Lives.

Misi Bates dengan wawancara tersebut sebenarnya cukup sederhana, yaitu menaikkan minat orang-orang terhadap BlackBerry 10 sebelum resmi diluncurkan.

Namun, bukannya memberikan impresi yang baik, Bates malah memberikan kesan yang tidak menyenangkan.

Pasalnya, Bates tidak mampu menjawab sebuah pertanyaan sederhana dari si penyiar radio, Nicky Campbell. Pertanyaan sederhana tersebut adalah "Apa yang telah Anda pelajari dari iPhone?".

Pertanyaan yang langsung ke sasaran, bukan? Sayangnya, tidak untuk Bates.

"Jadi, BlackBerry 10 memiliki proporsi yang unik. Dalam hal proporsi yang kami dapat, kami telah mendapatkan konsumen sebanyak 79 juta orang yang mencintai pengalaman yang diberikan BlackBerry. Jadi, kami mengambil esensi tersebut dan terus maju," jawab Bates atas pertanyaan tersebut.

Merasa tidak menemukan jawaban yang tepat, Campbell kembali mengajukan pertanyaan yang sama, "Apakah Anda mempelajari sesuatu dari Apple?".

"Pasar ini adalah pasar yang hebat. Ada perubahan...," kata Bates.

Masih tidak menemukan jawaban yang diinginkan, Campbell langsung memotong pernyataan tersebut.

"Saya lebih berpikir dari sisi teknologi. Pertanyaan tersebut cukup langsung ke sasaran, bukan?" ujar Campbell.

Bates pun terdengar terus menghindar dari pertanyaan ini. Sampai Campbell pada satu titik mulai bercanda dengan menyatakan bahwa jawaban Bates hanya berdasarkan rilis pers.

Jawaban "berputar-putar" dari Bates akhirnya terus berjalan hingga 2,5 menit berikutnya.

Pertanyaan mengenai "Apakah Anda mempelajari sesuatu dari iPhone" sebenarnya terdengar wajar. Pangsa pasar BlackBerry yang terus tergerus Apple dan Samsung membuat orang-orang bertanya-tanya, apakah BlackBerry mempelajari sesuatu dari produk-produk kedua perusahaan tersebut. 

Layanan BB Sudah Tidak Perlu BIS




Pengguna ponsel BlackBerry 10 tak perlu lagi berlangganan BlackBerry Internet Service (BIS) agar terkoneksi internet untuk memakai layanan e-mail, BlackBerry Messenger (BBM), dan sebagainya. Pengguna BlackBerry 10 cukup berlangganan data dari operator seluler untuk semua aktivitas yang berhubungan dengan internet.

Dengan ini, sistem langganan data untuk internet di BlackBerry 10 sama seperti iPhone, Android, Windows Phone, dan ponsel lainnya.

"BlackBerry 10 itu seperti smartphone pada umumnya. Cukup langganan data dari operator, semua internet sudah jalan, termasuk untuk BBM-an," kata Joy Wahyudi, Direktur Pemasaran XL Axiata.

Perusahaan operator seluler di Indonesia telah mengetahui hal ini karena mereka diberi kesempatan uji coba ponsel BlackBerry 10 sejak akhir 2012.

Namun, menurut Division Head Device Bundling and Customization Strategy Telkomsel Arief Pradetya, pengguna ponsel BlackBerry lawas yang memakai sistem operasi versi 7 atau di bawahnya masih bergantung pada layanan BIS untuk berselancar internet, e-mail, BBM, hingga jejaring sosial.

Perbedaan layanan antara BlackBerry lawas dan BlackBerry 10 ini akan menjadi pekerjaan rumah bagi operator seluler dan BlackBerry. Mereka harus mengedukasi pasar tentang perbedaan di antara keduanya.

BlackBerry 10 benar-benar baru

Dirilis pada 30 Januari 2013, BlackBerry 10 merupakan sistem operasi yang benar-benar baru. Pengguna ponsel BlackBerry lawas tak akan bisa memperbarui sistem operasinya ke BlackBerry 10.

Berbeda dengan sistem operasi BlackBerry versi OS 7 dan di bawahnya, BlackBerry 10 dibangun di atas inti program (kernel) QNX. Kernel ini juga digunakan dalam industri otomotif, pembangkit nuklir, hingga pesawat militer.

Perusahaan BlackBerry, yang dulu bernama Research In Motion, telah memperkenalkan dua ponsel BlackBerry 10. Ponsel model layar sentuh penuh diberi nama BlackBerry Z10, dan model papan ketik QWERTY plus layar sentuh diberi nama BlackBerry Q10.

Menurut informasi yang didapat KompasTekno dari kalangan operator seluler dan distributor, ponsel BlackBerry 10 akan masuk pasar Indonesia pada awal Maret 2013. Telkomsel, Indosat, XL Axiata, dan Axis telah menyatakan kesiapannya membuat program bundel BlackBerry 10.